Selasa, 18 November 2014

Ayah,

Terkadang, seorang anak perempuan berkata dalam hati, "Ayah..., anak yang selama ini berusaha engkau bahagiakan, berusaha engkau sukseskan, sekarang ia dilukai hatinya, diinjak-injak harga dirinya. Ayah... anak perempuanmu tidak lagi mendapatkan perkataan halus seorang laki-laki seperti dirimu. "



:)


"Ayah, anak perempuanmu tidak selalu tau seperti apa laki-laki yang pantas untuk diabdi. Terkadang anak perempuanmu jatuh dan terluka kepada orang yang.. entah pantas atau tidak.
ia sadar bahwa semua luka adalah tangan Allah untuk mendewasakannya, untuk menjadi lebih kuat dari sebelumnya, tapi benarkah demikian, Ayah ? benarkah demikian, bahwa laki-laki yang demikian, Ayah ?
Seorang laki-laki yang berkata cinta, namun ia tidak sanggup menghormati perempuan, tidak bisa mengendalikan amarahnya, untuk berkata lebih lembut kepada perempuan, untuk berkata yang tidak menyakiti perempuan,
Entahlah, Ayah..."
Maafkan anak perempuanmu untuk dosa yang telah engkau tanggung, semoga Allah menjaga dan menguatkan imannya."


Tidak ada komentar:

Posting Komentar